JAKARTA, iNewsMedan.id – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menerbitkan telegram Siaga 1 terkait eskalasi konflik di Timur Tengah. Meski menilai peningkatan kewaspadaan adalah hal yang wajar, Hasanuddin menyayangkan mengapa telegram tersebut bisa diketahui oleh masyarakat luas.
Hasanuddin menjelaskan bahwa pada dasarnya instruksi Siaga 1 merupakan prosedur rutin militer untuk memastikan kesiapan pasukan. Namun, menurutnya, ada aturan baku mengenai sifat kerahasiaan dalam surat perintah tersebut.
"Telegram itu, ya, baik-baik saja, nggak ada masalah. Karena apa? Yang namanya siaga itu adalah sebagai sarana dan prasarana untuk meningkatkan kesiapan dari prajurit, baik personil maupun materiil. Ya, apakah untuk latihan maupun untuk kesiapan melaksanakan operasi," ujar Hasanuddin kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, legislator dari Fraksi PDIP ini menekankan dua syarat utama dalam penerbitan sebuah telegram instruksi militer yang menurutnya telah dilanggar.
"Satu, ya urusan intern, internal, ya gitu. Yang kedua, sifatnya rahasia. Rahasia militer itu. Ya, begitu. Rahasia militer," katanya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
