MEDAN, iNewsMedan.id- Selain diare dan gatal-gatal penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Hal tersebut juga ditemukan tim kesehatan PT Raya Padang Langkat (PT Rapala) saat melaksanakan pengobatan gratis di Dusun Tani, Kampung Gelong, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, pada Kamis (15/1).
Kampung dengan jumlah 230 Kepala Keluarga (KK) ini masih harus berjuang mengatasi dampak banjir terutama sisa lumpur yang masih tertinggal, di tengah proses pemulihan pascabencana.
Usai banjir surut, lumpur yang mengering menjadi debu dan menyelimuti pemukiman terutama bila ada kendaraan yang melintas.
Menurut dr.Azkarunia salah seorang tenaga medis dari tim kesehatan PT Rapala mengatakan, debu yang beterbangan terbawa angin memicu meningkatnya kasus ISPA.
Menurut Azka bila kondisi ini tidak segera diatasi akan berdampak mengkhawatirkan bagi kesehatan warga terutama bagi anak-anak dan manula.
"Kondisi desa yang berdebu serta sanitasinya yang belum memadai pastinya akan semakin mempersulit pemulihan warga", kata dr. azka menjelaskan.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
