Hasyim mengkhawatirkan jika Pilkada dikembalikan ke DPRD, praktik politik transaksional akan kembali subur. Demokrasi elitis yang tertutup hanya akan menjauhkan pemimpin dari pusat pengambilan keputusan yang berpihak pada rakyat kecil.
Secara ideologis, ia memastikan PDI Perjuangan akan berdiri tegak menjadi benteng pertahanan bagi hak pilih rakyat. Mengutip semboyan Satyam Eva Jayate, ia menekankan bahwa kebenaran tertinggi berada di tangan rakyat sebagai pemilik sah kedaulatan.
Menutup pernyataannya, sosok yang dikenal vokal ini mengingatkan bahwa Pilkada langsung adalah buah dari perjuangan panjang melawan sistem sentralistik. Setiap upaya menarik kembali hak tersebut harus dianggap sebagai ancaman bagi kualitas demokrasi nasional.
"Di sanalah kami berdiri, di pihak rakyat. Kami akan mempertahankan demokrasi yang lahir dari suara mereka, bukan dari kesepakatan segelintir elit," pungkas Hasyim.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
