Ia juga memastikan bahwa seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda di Sumatera Utara tetap kompak dan siap menjalankan program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam hal pelestarian lingkungan hidup sebagai langkah antisipasi bencana.
Mitigasi dan Ketahanan Bangsa
Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, menambahkan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari mitigasi terhadap perubahan iklim. Ia mengingatkan bahwa bencana yang terjadi di berbagai wilayah seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh Indonesia.
"Bencana alam pasti akan terus terjadi akibat perubahan iklim. Yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar dampaknya bisa diminimalkan," ujar Hashim.
Selain pelestarian hutan, Hashim menekankan pentingnya Penguatan Sistem Penanggulangan Bencana yakni mempercepat respon saat terjadi krisis serta Keamanan Stok Pangan Nasional yakni Sebagai pilar utama ketahanan bangsa di tengah ancaman bencana.
Acara ini juga dihadiri oleh Ephorus HKBP Pdt. Dr. Viktor Tinambunan serta jajaran Bupati dan Walikota se-Sumatera Utara. Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi simbol kesiapan Sumatera Utara dalam mendukung percepatan program rehabilitasi hutan dan lahan secara nasional.
Editor : Chris
Artikel Terkait
