Sayangnya, momentum tersebut hilang akibat penurunan konsentrasi di poin-poin kritis. Popsivo Polwan pun memanfaatkan situasi tersebut untuk membalikkan keadaan menjadi 19-18 dan mengakhiri set kedua dengan skor 19-25.
Harapan untuk bangkit kembali muncul di set ketiga saat Medan Falcons memimpin 8-6. Namun, pertahanan solid dan serangan balik cepat dari pemain andalan lawan, Arsela Nuari, membuat ritme permainan Falcons kembali terganggu.
Setelah tertinggal 12-16, performa Medan Falcons terus menurun hingga akhirnya set ketiga ditutup dengan skor telak 14-25.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi tim asal Medan tersebut dalam mengarungi kompetisi Proliga 2026.
Sebaliknya bagi Jakarta Popsivo Polwan, hasil ini mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini melalui permainan yang solid dan agresif.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
