Koordinasi intensif juga dilakukan bersama perbankan dan otoritas terkait guna memastikan ketersediaan uang rupiah serta kelancaran layanan sistem pembayaran di wilayah terdampak.
Rudy menambahkan bahwa pemulihan layanan akan semakin optimal apabila akses jalan dan jaringan telekomunikasi kembali tersedia. Dalam kondisi tersebut, masyarakat diimbau memaksimalkan transaksi nontunai sebagai langkah menjaga aktivitas ekonomi tetap stabil.
“Jika akses jalan dan jaringan komunikasi sudah pulih, masyarakat dapat mengoptimalkan transaksi nontunai untuk memastikan perekonomian Sibolga dan sekitarnya tetap bergerak,” ujarnya.
Bank Indonesia memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana.
Editor : Chris
Artikel Terkait
