JAKARTA, iNewsMedan.id - Di era digital yang berkembang pesat, kecerdasan buatan (AI) menjadi alat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan keamanan informasi dan siber, serta meningkatkan pendapatan dan kepuasan pelanggan. Grant Thornton Indonesia memberikan strategi efektif bagi organisasi untuk mengoptimalkan potensi AI dengan tetap memperhatikan risiko yang ada.
Memperkuat Keamanan Informasi dan Siber dengan AI
AI memiliki potensi besar dalam menjaga keamanan informasi dan siber. Dengan AI, organisasi dapat melindungi data, mengidentifikasi ancaman, dan memitigasi risiko dengan lebih cepat dan akurat.
"AI dapat memperkuat strategi keamanan informasi dan siber, mulai dari analisis ancaman hingga deteksi penipuan," kata IT Advisory Director Grant Thornton Indonesia, Goutama Bachtiar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/2/2025).
"Namun, organisasi harus menyiapkan strategi mitigasi risiko dan pengendalian yang tepat," sambungnya.
Meningkatkan Pendapatan Bisnis dan Kepuasan Pelanggan
AI juga dapat mempercepat pertumbuhan bisnis dengan memberikan layanan yang lebih personal dan efisien kepada pelanggan.
"AI memungkinkan organisasi untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik dan responsif. Namun, solusi AI harus disesuaikan dengan ukuran dan anggaran bisnis," ujar Goutama Bachtiar.
Grant Thornton Indonesia menekankan pentingnya organisasi untuk memahami keterbatasan AI dan fokus pada kebutuhan nyata konsumen. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan penerapan AI tetap relevan dan efektif.
"AI dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan nyata, bukan hanya sekadar mengikuti tren," tambah Goutama Bachtiar.
Organisasi harus siap menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya. Grant Thornton Indonesia memberikan panduan untuk memprioritaskan investasi teknologi yang memberikan nilai tambah terukur, termasuk tata kelola AI.
"Setiap implementasi AI harus didasari oleh tujuan bisnis yang jelas dan terukur. Penting untuk memilih teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga dapat diterapkan secara praktis, efektif, dan efisien," tutup Goutama Bachtiar.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait