Fraud dan Overtreatment Bisa Runtuhkan Kepercayaan Publik pada Sistem Kesehatan Nasional

Jafar
Diskusi Investortrust Power Talk yang digelar secara hybrid, bertema “Menyiasati Overtreatment pada Layanan Kesehatan” yang digelar di Hotel Aryaduta Medan pada Kamis (22/8/2024). (Foto: iNewsMedan.id/Jafar)


 
Untuk bisa meningkatkan pemahaman pasien soal layanan kesehatan, tentunya dibutuhkan peningkatan literasi kesehatan, yang menjadi tanggung jawab bersama, tak hanya dari pemerintah dan kalangan medis semata.

Rini menyebut biaya layanan kesehatan di Indonesia mengalami kenaikan 13,6% secara tahunan di 2023, lebih tinggi  dari rerata negara-negara Asia yang sebesar 11,5%. Hal tersebut dia katakan sesuai dengan kutipannya pada sebuah pemberitaan di media.
 
“Tingginya biaya medis ini salah satunya disebabkan overuse of care atau biasa dikenal dengan overtreatment, lalu rendahnya kesadaran untuk hidup sehat, serta rendahnya layanan yang mengarah pada pencegahan penyakit,” kata Rini.  

Masih dalam kesempatan yang sama, Primus Dorimulu, Chief Excutive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera selaku publisher Investortrust.id  menyampaikan,  penting untuk meningkatkan literasi kesehatan.  

“Kita sudah  terbantu dengan digitalisasi kesehatan, memahami setiap informasi yang bisa didapatkan lewat sejumlah laman informasi kesehatan digital. Masih banyak yang belum meningkatkan literasi kesehatan mereka, dan ajang diskusi ini merupakan upaya Investortrust.id untuk ikut meningkatkan literasi publik terkait layanan kesehatan, yang pada ujungnya akan mencegah terjadinya overtreatment yang berpotensi menjadi sebuah fraud,” kata Primus.

Editor : Chris

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network