"Kami selalu berdua atau bertiga. Kadang saya yang jadi eksekutor, kadang saya yang mantau situasi," terangnya.
Fahri mengungkapkan, bila beraksi komplotannya selalu mengincar sepeda motor yang ada di teras rumah korban. "Kami selalu mengambil motor dari teras rumah," ucapnya.
Bila berhasil dalam melakukan aksinya, sepeda motor dijual kepada seorang pria yang berada di kawasan Medan Marelan. "Harganya tergantung, mulai dari Rp 1 juta sampai dengan Rp 2 juta," ungkap Fahri.
Terakhir kali, kedua pelaku beraksi mencuri motor di rumah warga bernama Hendri Gurning (50) yang terletak di Jalan Pembangunan I Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur, pada 31 Januari 2022. Dalam aksinya itu pelaku berhasil mencuri sepeda motor kawasaki merk Ninja BK 5621 AFA.
Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengamanan sepeda motor dan selalu menggunakan kunci ganda untuk menghindari aksi Curanmor.
"Kepada masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati memarkirkan sepeda motor dan selalu menggunakan kunci ganda untuk mencegah terjadinya aksi Curanmor," imbau Kapolsek.
Editor : Chris
Artikel Terkait
