Warga Medan Harap Bersabar, Istana Maimun Ditutup Sementara untuk Pemugaran Besar-Besaran
MEDAN, iNewsMedan.id - Landmark bersejarah kebanggaan Kota Medan, Istana Maimun, resmi memasuki babak baru. Proyek revitalisasi berskala besar senilai Rp65 miliar kini mulai digarap. Guna menjamin kelancaran dan keselamatan selama proses pengerjaan, akses masuk bagi para pengunjung dan wisatawan ditutup untuk sementara waktu hingga penataan rampung.
Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas nasional Kementerian Kebudayaan RI di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan pemugaran ratusan cagar budaya, keraton, serta istana bersejarah di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026.
Sultan Deli XIV, Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian penuh dari pemerintah pusat terhadap pelestarian warisan budaya Melayu ini.
"Kepada seluruh masyarakat, kami mohon doa restu dan dukungannya agar proses revitalisasi ini berjalan aman dan lancar. Untuk sementara, akses Istana Maimun kita tutup," ujar Sultan Deli XIV usai menggelar acara syukuran dan santunan anak yatim bersama keluarga serta ahli waris di istana, Jumat (6/11/2026).
Proyek yang ditangani oleh pelaksana PT Nindya Karya ini tidak hanya memfokuskan perbaikan pada bangunan utama, tetapi juga pada ekosistem di sekitarnya.
Rehabilitasi Bangunan Utama: Perbaikan teknis pada kerusakan struktural seperti genteng, dinding, dan elemen kaca istana.
Penataan Lanskap: Peremajaan area rumput bagian depan dan lingkungan sekitar kawasan istana.
Pengembangan Ekonomi Berbasis Budaya: Revitalisasi 57 kios UMKM di sekitar istana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Hunian Ahli Waris: Pembangunan 23 unit rumah dua lantai di lingkungan istana khusus bagi para ahli waris.
Pelaksana proyek dari PT Nindya Karya, Sukhriana, menjelaskan bahwa seluruh proses restorasi melibatkan koordinasi ketat dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) guna menjaga keaslian arsitektur dan nilai historis istana.
Meskipun durasi kontrak awal terhitung singkat (65 hari), pihak kontraktor mengajukan penyesuaian target pengerjaan hingga akhir Februari 2027 agar hasil pemugaran maksimal.
Melalui revitalisasi ini, pemerintah meletakkan pijakan baru untuk mengembalikan marwah dan keagungan Istana Maimun tidak hanya berdiri sebagai destinasi wisata sejarah dan cagar budaya, melainkan juga tumbuh sebagai pusat cultural economy yang menguntungkan masyarakat sekitar.
Editor: Jafar Sembiring