Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan Harga Pangan dan Jasa, Inflasi Sumut Capai 3,96 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Sumut 3,19 Persen

Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB
  • author Isnaini Kharisma
Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Sumut 3,19 Persen
Komoditas cabai rawit, bensin dan beras pada Oktober 2026 menjadi penyumbang infalasi terbesar di Sumatera Utara ( Sumut) yang mencapai 3,19 persen.  Foto: Istimewa

Selain itu, sejumlah komoditas tercatat dominan menyumbang inflasi tahunan. Cabai rawit menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,38 persen, disusul bensin 0,21 persen, beras 0,20 persen, dan tomat 0,19 persen.

Emas perhiasan turut memberikan andil sebesar 0,14 persen, minyak goreng 0,13 persen, daging ayam ras 0,12 persen, serta angkutan udara 0,11 persen.

"Kemudian, komoditas justru memberikan andil deflasi tahunan. Cabai merah menjadi penyumbang deflasi terbesar sebesar 0,24 persen, diikuti bawang merah sebesar 0,15 persen dan kentang sebesar 0,07 persen," jelasnya.

Asim menuturkan, secara bulanan atau month-to-month (m-to-m), Sumatera Utara mengalami inflasi sebesar 0,27 persen pada Oktober 2026. Cabai merah menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar sebesar 0,25 persen.

Selanjutnya, cabai rawit memberikan andil sebesar 0,09 persen dan tomat sebesar 0,07 persen. Bayam, angkutan udara dan sawi hijau masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,03 persen.

Sementara itu, daging ayam ras menjadi komoditas penyumbang deflasi bulanan terbesar dengan andil 0,23 persen. Komoditas lain yang turut menahan laju inflasi antara lain ikan kembung, kentang, bawang merah dan beras.

"Dari sebelas kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi tahunan dengan andil 1,63 persen. Kelompok transportasi menyumbang 0,42 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,28 persen," ujarnya.

Asim menambahkan, seluruh kabupaten dan kota IHK di Sumatera Utara mengalami inflasi tahunan pada Oktober 2026.

Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 4,92 persen dengan IHK sebesar 117,06. Sementara inflasi tahunan terendah terjadi di Kota Medan sebesar 2,84 persen dengan IHK sebesar 113,03.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut