PSMS Medan Tanpa Siverio ke Markas PSGC, Eko Purdjianto Pastikan Ayam Kinantan Siap Tempur
CIAMIS, iNewsMedan.id - PSMS Medan menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas PSGC Ciamis pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027.
Pelatih Ayam Kinantan, Eko Purdjianto, memastikan timnya siap tempur untuk mencuri poin di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB.
PSMS datang dengan modal kemenangan 2-1 atas PSIS Semarang pada pertandingan sebelumnya. Hasil tersebut mengantarkan skuad berjuluk Ayam Kinantan itu menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi 14 poin dari tujuh pertandingan.
Membukukan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, PSMS kini berusaha menjaga persaingan di papan atas sekaligus memangkas jarak dengan PSPS Pekanbaru yang memimpin klasemen dengan 18 poin.
Sebaliknya, PSGC Ciamis menempati peringkat ketujuh dengan tujuh poin. Tuan rumah membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi setelah melalui tujuh pertandingan dengan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.
Meski memiliki modal klasemen yang lebih baik, PSMS tidak ingin meremehkan kekuatan tuan rumah, terutama dukungan suporter yang diperkirakan memadati Stadion Galuh.
Eko Purdjianto memastikan persiapan timnya berjalan sesuai rencana. Skuad PSMS telah tiba di Ciamis dan menjalani latihan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan serta cuaca setempat.
“Yang pasti tim siap. Kemarin (Kamis, 29/10/2026) datang ke Ciamis, membawa 23 pemain. Kita juga sudah adaptasi, latihan, dan kebetulan hujan. Kita sudah adaptasi untuk lapangan. Kita siap, pemain siap 100 persen untuk menghadapi Ciamis,” ujar Eko.
PSMS menghadapi pertandingan ini dengan kehilangan striker asing Javier Siverio yang harus absen akibat kartu merah ketika menghadapi PSIS Semarang.
Absennya Siverio menjadi pekerjaan rumah bagi Eko, mengingat penyerang tersebut merupakan salah satu pilihan penting di lini depan. Namun, pelatih PSMS itu menegaskan sudah menyiapkan pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan striker asal Spanyol tersebut.
“Kami tahu Siverio tidak bisa main karena kartu merah, tetapi kami sudah siapkan penggantinya untuk pertandingan besok,” katanya.
Kehilangan Siverio membuat PSMS perlu mengoptimalkan pilihan penyerang yang tersedia. Pergerakan tanpa bola, efektivitas penyelesaian akhir, serta kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting bagi Ayam Kinantan untuk menjaga produktivitas gol.
Hingga pekan ketujuh, PSMS telah mencetak 17 gol dan menjadi salah satu tim paling produktif di Grup A. Tantangannya sekarang adalah mempertahankan ketajaman tersebut meski tanpa kehadiran Siverio.
Selain menyiapkan pengganti Siverio, Eko juga memberikan perhatian terhadap potensi ancaman PSGC, termasuk penyerang Ezequiel Ndouasel.
Mantan bek tim nasional Indonesia itu menegaskan timnya telah mempelajari permainan lawan dan mengantisipasi pergerakan pemain yang dinilai berbahaya.
“Untuk pemain yang harus diwaspadai, semua pemain kita waspada, termasuk Eze. Striker bagus, sudah kita antisipasi di latihan untuk Eze,” ucap Eko.
Optimisme serupa disampaikan bek PSMS Medan, Aziz Hutagalung. Ia memastikan para pemain telah melakukan persiapan, termasuk beradaptasi dengan kondisi cuaca dan melihat langsung stadion yang akan menjadi arena pertandingan.
“Kalau kita sebagai pemain siap dan sudah antisipasi dari cuaca, kita juga sudah lihat stadion di Ciamis. Insya Allah, kami semua, pelatih, ofisial, pemain, siap untuk pertandingan besok,” kata Aziz.
Ia juga menyadari PSGC memiliki dukungan suporter yang besar ketika bermain di kandang. Namun, kondisi tersebut tidak membuat para pemain PSMS kehilangan kepercayaan diri.
“Kami sudah sering menonton setiap PSGC bertanding di home. Pastinya suporter PSGC sangat banyak, tetapi di situ kami yakin kami akan lebih percaya diri lagi dan bisa dapat poin di PSGC,” ujarnya.
Editor: Jafar Sembiring