Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Dairi ke Guangzhou, Daniel Menemukan Pengalaman Baru di Negeri Orang
Advertisement . Scroll to see content

Kopi Sinaok dan Keripik Dairi Tembus Pameran Nasional, UMKM Lokal Bidik Pasar Lebih Luas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:31 WIB
  • author Ismail
Kopi Sinaok dan Keripik Dairi Tembus Pameran Nasional, UMKM Lokal Bidik Pasar Lebih Luas
Produk UMKM binaan PT Dairi Prima Mineral (PT DPM), Kopi Sinaok dan aneka keripik rumahan, dipamerkan di stan Dekranasda Dairi pada ajang INACRAFT October 2026 di Jakarta. Foto: Istimewa

DAIRI, iNewsMedan.id- Kopi Sinaok, keripik pisang, dan keripik singkong buatan pelaku usaha rumahan asal Dairi mendapat kesempatan tampil di ajang INACRAFT October Vol. 5 Tahun 2026 di Jakarta. Produk-produk tersebut dipamerkan melalui stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi pada 7–11 Oktober lalu.

Kesempatan ini membuka peluang bagi produk olahan lokal Dairi untuk dikenal konsumen di luar daerah. Namun, memperluas pasar tak cukup hanya dengan membawa produk ke pameran. Kualitas olahan, kemasan, dan kemampuan menjaga produksi juga menjadi bagian penting agar usaha rumahan bisa berkembang.

Pengembangan itu menjadi salah satu fokus pembinaan masyarakat yang dilakukan PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Pendampingan menyasar dua sisi sekaligus, mulai dari budidaya hasil pertanian hingga pengolahan bahan pangan menjadi produk siap jual.

Di sektor pertanian, pembinaan dilakukan melalui pemberian bibit kopi, kakao, dan durian, termasuk pendampingan pemeliharaannya. Sementara di tingkat rumah tangga, ibu-ibu pelaku UMKM di Parongil dan sekitarnya didorong mengolah hasil bumi menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sejumlah pelatihan juga digelar dengan melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi. Pada September 2026, pelaku usaha mendapat pelatihan menyangrai atau roasting kopi untuk menjaga karakter cita rasa. Ada pula pelatihan pembuatan dan pengemasan keripik agar hasil produksi lebih higienis, renyah, tahan lama, dan menarik bagi konsumen.

Dengan keterampilan tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya bergantung pada penjualan hasil pertanian dalam bentuk mentah. Pengolahan menjadi produk siap konsumsi memberi peluang bagi warga untuk memperoleh nilai tambah dari komoditas yang mereka hasilkan sendiri.

Chief Legal and External Relations PT DPM, Radianto Arifin, mengatakan pembinaan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, dari proses produksi hingga pemasaran.

“Melalui program PPM, kami ingin mendorong pengembangan usaha masyarakat secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi budidaya di ladang, tetapi juga menyentuh kreativitas dapur rumahan ibu-ibu pelaku UMKM di Parongil. Kami mendampingi dari peningkatan keterampilan pengolahan, efisiensi produksi, hingga membuka akses pasar seperti ajang INACRAFT ini,” ujarnya.

Menurut Radianto, keikutsertaan dalam pameran nasional diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Pembinaan, katanya, tidak cukup berhenti pada pelatihan, tetapi perlu berlanjut hingga produk mampu menembus pasar.

“Kami berharap keikutsertaan dalam pameran ini menjadi pijakan bagi binaan untuk semakin dikenal dan membuka peluang pasar baru. Bagi kami, pembinaan UMKM tidak berhenti pada pelatihan saja, melainkan harus dikawal hingga produk-produk lokal ini benar-benar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Bagi pelaku UMKM, tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas dan kesinambungan produksi ketika peluang pasar mulai terbuka. Jika hal itu bisa dipenuhi, kopi dan aneka keripik khas Dairi berpeluang berkembang dari usaha rumahan menjadi sumber pendapatan keluarga yang lebih kuat.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut