107 Koperasi Desa Mulai Garap Bisnis Pembayaran Listrik
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, keterlibatan koperasi dalam layanan kelistrikan diharapkan memberi manfaat bagi kedua pihak. Koperasi berpeluang memperoleh pendapatan dari transaksi, sedangkan masyarakat memiliki alternatif tempat untuk membayar tagihan dan membeli token listrik.
“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” ujar Darmawan.
Layanan tersebut dijalankan melalui sistem Payment Point Online Bank (PPOB), yang memungkinkan koperasi menjadi kanal pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Pengembangannya dilakukan melalui koordinasi antara koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menyebut, hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB dengan total transaksi kelistrikan melampaui 2.000 transaksi.
Menurut Rozy, perluasan layanan ini diharapkan dapat menambah aktivitas ekonomi koperasi sekaligus mendekatkan akses pembayaran listrik kepada masyarakat.
Meski demikian, pengembangan layanan tersebut masih perlu diperluas agar manfaatnya menjangkau lebih banyak koperasi dan warga di berbagai daerah.
Editor: Ismail