Saat Dinding Hati Mulai Merapuh, Ada Dua Doa yang Harus Selalu Didekap
2. Doa Penggerak Langkah (Memohon Ketaatan)
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Allohumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa 'Alaa Thoo'atik.
Artinya: "Ya Allah, Sang Pemaling hati, palingkanlah hati kami untuk selalu taat kepada-Mu."
Menyibak Perbedaan Makna di Antara Keduanya
Mengapa membutuhkan kedua doa tadi ? Karena menjaga diri dari kelalaian membutuhkan dua hal: benteng yang kokoh dan langkah yang terus bergerak.
Doa Pertama adalah benteng perlindungan. Doa ini kita panjatkan agar iman tidak runtuh, agar akar keislaman di dada tidak goyah meski diterpa badai ujian dan fitnah dunia.
Doa Kedua adalah dayung penggerak. Doa ini lebih spesifik memohon bimbingan-Nya agar hati kita yang lemah ini terus dituntun dari satu pintu kebaikan ke pintu kebaikan berikutnya—agar kita tak pernah lelah menjadi hamba yang taat.
Semoga di setiap ketidakpastian rasa, Allah senantiasa mengikat hati kita dalam genggaman kasih-Nya.
Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar