Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, SPPG Ditutup Sementara
Advertisement . Scroll to see content

PDI Perjuangan Desak Evaluasi Total Program MBG di Medan

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:10 WIB
  • author Jafar
PDI Perjuangan Desak Evaluasi Total Program MBG di Medan
Ketua DPC PDIP Medan Hasyim SE bersama jajaran pengurus menjenguk siswa korban dugaan keracunan paket MBG di UPT SDN 060870 Medan, Senin (12/10/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE, melayangkan kritik menohok terkait pentingnya evaluasi menyeluruh serta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai sangat mendesak agar keselamatan dan kesehatan para peserta didik tidak terabaikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasyim SE saat memimpin rombongan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan menjenguk para siswa yang diduga menjadi korban keracunan paket makanan MBG di UPT SD Negeri 060870 Medan.

Dalam kunjungan tersebut, Hasyim SE didampingi oleh Sekretaris DPC Boydo HK Panjaitan, Bendahara Ustadz Fuad Akbar, serta anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan. Kedatangan rombongan partai bersimbol banteng ini disambut hangat oleh Kepala UPT SD Negeri 060870, Sri br Bangun, di lingkungan sekolah.

Kunjungan lapangan ini dilakukan menyusul insiden yang dialami oleh 17 siswa sekolah dasar tersebut. Para siswa sebelumnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Imelda setelah mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing usai menyantap paket MBG yang terdiri atas nasi, sayur, lauk, buah, dan susu.

"Niat baik pemberian makanan gratis seharusnya diimbangi dengan standar kualitas dan standar operasional pengawasan yang ketat," ujar Hasyim SE, Selasa (12/10/2026).

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut