Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keren! Warga di Medan Sulap Bank Sampah Jadi Kebun Herbal dan Sayuran
Advertisement . Scroll to see content

Menuju MotoGP Mandalika, 500 Volunteer Perkuat Gerakan Kelola Sampah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:58 WIB
  • author Mayfazri
Menuju MotoGP Mandalika, 500 Volunteer Perkuat Gerakan Kelola Sampah
Menjelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli melatih 500 volunteer untuk memperkuat pengelolaan sampah dan kebersihan di kawasan Sirkuit Mandalika. (Istimewa)

LOMBOK TENGAH, iNewsMedan.id — Menjelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli melatih 500 volunteer untuk memperkuat pengelolaan sampah dan kebersihan di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong penyelenggaraan ajang internasional yang bersih dan berkelanjutan, Selasa (6/10/2026).

Melalui program BRI Peduli “Yok Kita Gas”, para volunteer mendapatkan pelatihan waste management yang mencakup pemilahan sampah, pengumpulan dan pengolahan sampah, standar kebersihan venue, keselamatan kerja hingga pelayanan pengunjung. Pelatihan juga dilengkapi simulasi penanganan tumpahan sampah saat kondisi venue padat.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga kelompok kerja, yakni 143 petugas cleaning service, 206 petugas waste management bersama 101 volunteer BRI Peduli dari kalangan mahasiswa dan masyarakat lokal, serta 50 petugas pemilah sampah.

Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pemilahan sampah organik, anorganik bernilai dan residu, termasuk alur pengumpulan sampah hingga tempat pengolahan. Praktik lapangan dilakukan untuk memastikan peserta memahami standar pengelolaan sampah yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, kolaborasi bersama BRI Peduli diharapkan tidak berhenti selama pelaksanaan MotoGP Mandalika, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kali ini kami bersama BRI Peduli ingin mengajak seluruh masyarakat melalui volunteer yang ada untuk membiasakan, bukan hanya MotoGP, namun setelah ini tetap terbiasa memulai hidup bersih. Kami berterima kasih kepada BRI Peduli atas komitmennya untuk masyarakat dalam menjaga kebersihan venue dan lingkungan,” ujarnya.

Salah satu volunteer program waste management BRI Peduli, Baiq Putri Andini, menilai pelatihan memberikan pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah. Menurutnya, peserta mendapatkan edukasi langsung dari pihak yang berpengalaman di bidang tersebut.

“Banyak sekali edukasi dari orang-orang yang berpengalaman di bidang sampah. Kemudian kita sama-sama memberikan ilmu yang sangat luar biasa,” katanya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan program “Yok Kita Gas” di Mandalika dirancang untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP melalui penguatan pengelolaan lingkungan.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang olahraga internasional, sehingga pengelolaan kebersihan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan event yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Dhanny, BRI Peduli tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui edukasi literasi keuangan dan pemberdayaan bank sampah.

“Kami juga memastikan bahwa setiap upaya pengelolaan sampah mampu memberikan nilai tambah ekonomi atau shared value bagi komunitas yang terlibat,” tegasnya.

Sejak diluncurkan pada 2021, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” telah dijalankan di 117 lokasi di Indonesia, mencakup bank sampah, pasar tradisional, kelurahan, sekolah, titik sungai, serta Collection Point Vending Machine.

Program tersebut telah mengumpulkan 519,98 juta kilogram sampah anorganik dan 779,74 juta kilogram sampah organik. Selain itu, program menghasilkan 1.003 liter pupuk organik cair, 24.025 unit pupuk kompos, 777 liter eco enzyme, serta potensi reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 2.366.226,88 kilogram CO2e.

BRI Peduli juga telah menyelenggarakan 12 jenis pelatihan manajemen sampah serta menyalurkan berbagai sarana pendukung, antara lain 45 unit mesin pengolahan sampah, 43 jenis peralatan bank sampah, 44 kendaraan penunjang, tiga rumah maggot, 249 tempat sampah, 50 komposter, dan 1.960 kantong pilah.

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut