Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin Kota Medan
Rico menilai, potensi paduan suara dan seni yang dimiliki oleh umat Katolik di Kota Medan sangat besar dan memerlukan ruang ekspresi yang berkelanjutan.
Ia berkeinginan agar kerja sama antara pemerintah kota dan LP3KD dapat melahirkan program-program rutin, bahkan membayangkan adanya fasilitas atau ruang pertunjukan khusus dengan akustik mumpuni yang dapat menampung kegiatan seni seperti Pesparani, Pesparawi, paduan suara, hingga orkestra.
Sementara itu, Ketua LP3KD Kota Medan yang baru dilantik, Antonius Devolis Tumanggor, menyambut baik perhatian serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan.
Ia menegaskan agar seluruh pengurus tidak bekerja setengah hati atau sekadar "seperti kembang api yang menyala sebentar lalu padam," melainkan harus aktif melakukan konsolidasi hingga ke tingkat paroki dan stasi.
"Mari kita bergandengan tangan. Jangan seperti kembang api yang meledak lalu habis. Kita harus jalankan program-program nyata dan melakukan konsolidasi ke setiap paroki," tegas Antonius.
Melalui kepengurusan baru ini, LP3KD Kota Medan berkomitmen untuk memperkuat pembinaan musik liturgi Katolik sekaligus mempererat sinergi bersama pemerintah daerah guna mengangkat talenta paduan suara lokal agar semakin disegani di kancah nasional.
Editor: Jafar Sembiring