Kota Mandiri Bekala Masuk PSN Non-APBN, Momentum Percepatan Pengembangan Hunian di Sumut
Ia menambahkan, konsep Kota Mandiri Bekala sejak awal diarahkan tidak hanya sebagai kawasan tempat tinggal, tetapi juga kawasan yang mengintegrasikan hunian dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan masyarakat.
Karena itu, masuknya Kota Mandiri Bekala dalam PSN non-APBN diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengembang, pemerintah pusat, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat pengembangan kawasan.
“Kami melihat ini sebagai momentum untuk mempercepat apa yang sudah kami rencanakan dan kembangkan. Kota Mandiri Bekala tidak hanya berbicara mengenai membangun rumah, tetapi bagaimana menciptakan sebuah kawasan yang memiliki lingkungan hunian yang baik, aksesibilitas, fasilitas, ruang aktivitas masyarakat, serta ekosistem yang dapat mendukung kehidupan penghuninya dalam jangka panjang,” katanya.
Dengan masuknya Kota Mandiri Bekala dalam PSN non-APBN, pihaknya berharap pengembangan kawasan dapat memberikan dampak ekonomi bagi Sumatera Utara. Pengembangan kawasan berskala besar dinilai berpotensi menciptakan efek berganda, mulai dari membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, hingga mendorong sektor konstruksi, perdagangan dan jasa serta peluang bagi pelaku usaha lokal.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap pengembangan Kota Mandiri Bekala terus diperkuat, khususnya dalam aspek infrastruktur, konektivitas, perizinan dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Dengan dukungan tersebut, Kota Mandiri Bekala ditargetkan dapat ikut mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah sekaligus pengembangan kawasan hunian terpadu di Sumatera Utara.
Editor : Ismail