get app
inews
Aa Text
Read Next : Dorong UMKM Naik Kelas, Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan Akselerasi Literasi Digital di Medan

Medan Rafting Championship 2026 Bergulir, FAJI Harap Dukungan Perahu untuk Atlet Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:44 WIB
header img
Medan Rafting Championship (MRC) 2026 Series 1. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNewsMedan.id — Medan Rafting Championship (MRC) 2026 Series 1 digelar di Taman Maharani Aloha Deli Rivers, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2026). Kompetisi ini diikuti 20 tim arung jeram dari sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut).

Rangkaian MRC 2026 sebelumnya dimulai pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan kegiatan bersih sungai dan pelatihan water rescue. Kompetisi utama pada Sabtu mempertandingkan nomor sprint dan head to head.

Pembukaan kompetisi dihadiri oleh pemerintah kota Medan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Tengku Khairuniza, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan Aswindi, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari, serta perwakilan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan Badan Warisan Sungai. Hadir pula aparatur pemerintahan Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kota Medan mengatakan olahraga arung jeram tidak hanya menguji kemampuan atlet, tetapi juga melatih kerja sama tim.

"Olahraga arung jeram menjadi wadah untuk bertemu dan menguji kemampuan. Dalam satu perahu, setiap individu memiliki peran masing-masing. Karena itu, setiap anggota tim harus bekerja sama secara efektif," ujarnya.

Menurut dia, olahraga arung jeram juga dapat menumbuhkan keberanian. Pemerintah Kota Medan berharap kompetisi tersebut dapat menjadi ruang bagi munculnya atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional dan internasional.

Ketua KONI Medan Aswindi mengatakan pihaknya mendukung berbagai kegiatan olahraga, termasuk arung jeram. Dia berharap kawasan Cadika dapat dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi latihan bagi atlet dari berbagai cabang olahraga.

"Saya mendukung dua cabang olahraga, yakni sepeda dan arung jeram," kata Aswindi.

Dalam pertandingan MRC 2026 Series 1, kelas sprint ekshibisi dimenangi JSI Johor. Adapun nomor head to head kategori putra, juara pertama diraih Conqueres 2, disusul JSI Johor di posisi kedua dan River Kids di posisi ketiga.

Pada kategori putri, JSI Johor keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Wanaarka Unusu dan posisi ketiga diraih Kompas USU.

Dari 20 tim yang terdaftar, tiga tim dinyatakan gugur sehingga 17 tim mengikuti pertandingan MRC 2026 Series 1.

Ketua FAJI Kota Medan, Muhammad Fadli atau yang akrab disapa Lupus mengatakan kompetisi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari prestasi. Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkenalkan olahraga arung jeram kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sungai.

"Kompetisi ini digelar untuk memasyarakatkan olahraga arung jeram. Tidak hanya itu, kami berharap masyarakat juga semakin peduli terhadap kebersihan sungai," katanya.

Namun, menurut Lupus, pengembangan atlet arung jeram di daerah masih membutuhkan dukungan sarana latihan. Salah satunya adalah ketersediaan perahu yang dapat digunakan atlet untuk berlatih secara rutin.

Dia berharap FAJI Kota Medan mendapat dukungan perahu dari pihak-pihak terkait sehingga para atlet dapat meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

"Kami berharap FAJI Medan mendapatkan perahu dari pihak terkait untuk mendukung atlet-atlet daerah berlatih. Harapannya, ke depan mereka bisa mengikuti event di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut