Stop Pura-Pura Sempurna! Saatnya Gen Z Bebas Berekspresi Tanpa Takut Dihakimi
JAKARTA, iNewsMedan.id - Fenomena tekanan sosial di ruang digital semakin nyata membayangi kehidupan generasi muda Indonesia. Laporan IDN Research Institute-Indonesia Millenial GenZ Report 2025 mencatat sebanyak 65% Gen Z merasa terbebani untuk memenuhi ekspektasi publik dan selalu menampilkan versi sempurna dari diri mereka di media sosial.
Di balik karakter yang dikenal ekspresif, mayoritas anak muda ternyata masih ragu untuk menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya.
Menjawab tantangan tersebut, gerakan JetZrekinAja resmi diluncurkan sebagai bentuk dukungan moral bagi Gen Z agar berani melepaskan diri dari tuntutan sosial. Mengusung nilai keberanian, kebebasan berekspresi, dan semangat untuk merayakan sisi spontan yang 'apa adanya', kampanye ini mengajak anak muda untuk menikmati setiap momen tanpa perlu overthinking.
Untuk memperkuat pesan positif ini, girl group K-Pop Hearts2Hearts ditunjuk sebagai duta utama kampanye. Grup pendatang baru yang beranggotakan Carmen, Jiwoo, Yuha, Stella, Juun, A-Na, Ian, dan Ye-On ini dinilai memiliki kedekatan emosional serta energi positif yang kuat dengan penggemar global.
Harry Wibowo, Head of Marketing PT Indofood Fortuna Makmur, mengatakan bahwa penunjukan duta asal Korea Selatan ini didasari atas keautentikan karakter para member yang merepresentasikan keberanian generasi muda.
"Kami mencari sosok yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga merepresentasikan keberanian untuk menjadi diri sendiri, energi positif, dan kebebasan berekspresi. Hearts2Hearts memiliki seluruh karakter tersebut untuk menyampaikan semangat ini kepada anak muda," ungkap Harry dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).
Melalui kehadiran figur public icon yang hangat dan fleksibel merangkul ragam emosi generasi muda, gerakan ini diharapkan mampu menjadi wadah inklusif bagi Gen Z. Ke depan, gaya hidup yang lebih terbuka dan jujur pada diri sendiri diproyeksikan akan terus menjadi tren positif di kalangan anak muda Indonesia.
Editor : Jafar Sembiring