get app
inews
Aa Text
Read Next : Buntut Keracunan Massal di Berastagi, BGN Copot Kepala SPPG dan Segel Dapur MBG

Investigasi Awal BGN: Ikan Dibiarkan 12 Jam Diduga Picu Keracunan MBG di Karo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:19 WIB
header img
Kepala BGN Sudaryono saat menjenguk korban keracunan MBG di RSU Haji Medan, Minggu (16/8/2026). Foto: Istimewa

BGN Tak Mau Lagi Ada Kasus Keracunan

Sudaryono mengakui kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG secara umum telah menurun. Namun, ia menegaskan penurunan angka tersebut belum cukup.

Target BGN, kata dia, tidak boleh ada lagi penerima MBG yang mengalami keracunan.

"Memang betul keracunannya menurun dibandingkan sebelumnya, tapi saya bukan butuh penurunan. Saya butuh nol. Saya nggak butuh penurunan, saya butuhnya nol keracunan," tegasnya.

Ia mengatakan berbagai langkah pencegahan telah diterapkan, termasuk pelabelan dan penguatan sejumlah prosedur. Namun, seluruh aturan tersebut harus benar-benar dijalankan oleh petugas di lapangan.

Kasus keracunan MBG di Karo terjadi pada Kamis (13/8/2026) dan berdampak pada ratusan pelajar. Salah seorang korban hingga Minggu masih menjalani perawatan intensif di RSU Haji Medan.

Sudaryono mengatakan kondisi korban tersebut mulai membaik setelah memasuki hari ketiga perawatan. Tim medis memberikan antibiotik dan obat antinyeri serta mengistirahatkan sistem pencernaan pasien untuk membantu proses pemulihan.

"Menurut laporan tadi sudah membaik," katanya.

Ia berharap kondisi korban terus membaik sehingga dapat segera keluar dari ICU dan dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

Sudaryono juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo dalam menangani para korban, termasuk pembiayaan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Manakala nanti ada yang tidak dicover atau tidak bisa masuk, tolong kasih tahu saya. Saya butuh semua yang sakit ini untuk segera sehat," ujarnya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut