get app
inews
Aa Text
Read Next : Doa dan Air Mata Warnai Pengajian Korban Tragedi Bus ALS di Medan

Evaluasi Pascainsiden Bus ALS, Kemenhub Gembleng 100 Sopir di Medan

Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:47 WIB
header img
Sebanyak 100 sopir ALS mengikuti praktik safety driving yang dipandu instruktur Ditjen Perhubungan Darat di Medan, Jumat (31/7/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Sebanyak 100 sopir PT Antar Lintas Sumatera (ALS) mengikuti pelatihan teori dan praktik safety driving di kantor pusat ALS, Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada 30-31 Juli 2026. Kegiatan yang digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan itu merupakan tindak lanjut hasil audit dan investigasi pascakecelakaan bus ALS di Sumatera Selatan.

Kasubdit Manajemen Keselamatan Ditjen Hubdat, Ellis Simbolon, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi pengemudi perlu menjadi perhatian.

"Kami melihat pengemudi perlu mendapatkan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Karena itu kegiatan ini menjadi pilot project yang diharapkan dapat dicontoh perusahaan otobus lainnya dalam meningkatkan keselamatan," ujarnya.

Selain peningkatan keterampilan mengemudi, Kemenhub juga meminta manajemen ALS mengatur jam kerja sopir sesuai ketentuan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan.

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Hubdat, Yusuf Nugroho, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengemudi angkutan penumpang, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi, identifikasi risiko kecelakaan, teknik mengemudi yang aman, hingga penanganan kondisi darurat.

Menurutnya, salah satu faktor yang kerap memicu kecelakaan adalah kelelahan pengemudi.

"Pengaturan jam kerja pengemudi harus dijalankan dengan baik sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan bahkan dihindari," katanya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut