160 Ribu Telur Jadi Tambahan Gizi Ratusan Anak di 15 Provinsi
Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, mengatakan telur dipilih karena menjadi salah satu sumber protein hewani yang mudah diperoleh sekaligus kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak pada masa pertumbuhan.
"Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak-anak," ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), DP2KBP3A, serta puskesmas di masing-masing daerah. Selain mendistribusikan telur, para pendamping juga memantau perkembangan anak selama mengikuti program.
Program tersebut masih akan berlanjut. Hingga Desember 2026, jumlah telur yang ditargetkan tersalurkan mencapai 190 ribu butir.
Manfaat program ini juga dirasakan para orang tua penerima. Grachella, warga Minahasa, Sulawesi Utara, mengaku bantuan tersebut membantu menambah asupan gizi anaknya.
"Semoga anak kami mendapat asupan gizi yang lebih baik dan tumbuh kembangnya optimal," katanya.
Selain menjangkau lebih banyak anak, program ini juga telah memperoleh apresiasi dari sejumlah pemerintah daerah dengan raihan 10 penghargaan sepanjang 2024 hingga 2026 atas kontribusinya dalam mendukung upaya pencegahan stunting.
Editor : Ismail