Transaksi Digital Meningkat, Perbankan Perkuat Infrastruktur Sistem Pembayaran
Di sisi lain, jumlah Agen Laku Pandai BTN juga bertambah 24 persen menjadi 6.843 agen dengan nilai transaksi finansial mencapai Rp176 miliar.
"Kami membutuhkan infrastruktur sistem pembayaran yang andal, tangguh, aman, dan memiliki kapasitas tinggi agar mampu mengimbangi pertumbuhan transaksi digital yang sangat pesat," ujarnya.
Direktur Utama Artajasa Haryati Lawidjaja mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem pembayaran digital melalui pengembangan sejumlah layanan, seperti switching QRIS, integrasi biller, penguatan platform Agen Laku Pandai, layanan QR lintas negara, cardless cash withdrawal, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan pengelolaan data.
"Transformasi digital membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat, andal, dan tepercaya. Melalui kolaborasi ini, Artajasa berkomitmen mendukung BTN dalam memperkuat kapabilitas sistem pembayaran agar mampu menjawab pertumbuhan transaksi digital dan kebutuhan layanan keuangan yang terus berkembang," kata Haryati.
Penguatan infrastruktur pembayaran digital tersebut diharapkan mampu mendukung efisiensi operasional perbankan sekaligus memperluas layanan transaksi digital bagi masyarakat.
Editor : Ismail