Transaksi Digital Meningkat, Perbankan Perkuat Infrastruktur Sistem Pembayaran
JAKARTA, iNewsMedan.id- Pertumbuhan transaksi keuangan digital yang terus meningkat mendorong penguatan infrastruktur sistem pembayaran di sektor perbankan. Salah satu langkah yang ditempuh ialah melalui kerja sama pengembangan layanan digital untuk meningkatkan kapasitas transaksi dan memperluas akses layanan keuangan.
Langkah tersebut dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama PT Artajasa Pembayaran Elektronis melalui penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Rabu (15/7).
Senior Executive Vice President Digital Business BTN Thomas Wahyudi mengatakan, transformasi yang dilakukan perseroan tidak lagi hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga mengembangkan ekosistem layanan keuangan yang lebih luas bagi nasabah.
"Ke depan, nasabah tidak hanya memperoleh fasilitas KPR, tetapi juga berbagai layanan pendukung seperti asuransi, transaksi perbankan, serta berbagai solusi keuangan yang terintegrasi dalam satu ekosistem," kata Thomas.
Menurut dia, kebutuhan akan sistem pembayaran yang lebih andal menjadi penting seiring meningkatnya transaksi digital. Hingga Juni 2026, volume transaksi QRIS BTN mencapai 118,09 juta transaksi atau tumbuh 163 persen secara tahunan. Sementara nilai transaksinya meningkat 170 persen menjadi Rp9,52 triliun.
Di sisi lain, jumlah Agen Laku Pandai BTN juga bertambah 24 persen menjadi 6.843 agen dengan nilai transaksi finansial mencapai Rp176 miliar.
"Kami membutuhkan infrastruktur sistem pembayaran yang andal, tangguh, aman, dan memiliki kapasitas tinggi agar mampu mengimbangi pertumbuhan transaksi digital yang sangat pesat," ujarnya.
Direktur Utama Artajasa Haryati Lawidjaja mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem pembayaran digital melalui pengembangan sejumlah layanan, seperti switching QRIS, integrasi biller, penguatan platform Agen Laku Pandai, layanan QR lintas negara, cardless cash withdrawal, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan pengelolaan data.
"Transformasi digital membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat, andal, dan tepercaya. Melalui kolaborasi ini, Artajasa berkomitmen mendukung BTN dalam memperkuat kapabilitas sistem pembayaran agar mampu menjawab pertumbuhan transaksi digital dan kebutuhan layanan keuangan yang terus berkembang," kata Haryati.
Penguatan infrastruktur pembayaran digital tersebut diharapkan mampu mendukung efisiensi operasional perbankan sekaligus memperluas layanan transaksi digital bagi masyarakat.
Editor : Ismail