get app
inews
Aa Text
Read Next : HUT ke-436 Medan Dihadiri Wali Kota se-Indonesia, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Lokal

MPLS Ramah 2026: Saatnya Siswa Baru di Medan Belajar Saling Menghormati

Senin, 13 Juli 2026 | 19:12 WIB
header img
Aspemsos Medan, Muhammad Sofyan, pimpin MPLS Ramah di SMPN 3 Medan, Senin (13/7/26). Tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman" tekankan sekolah anti-bullying. Foto: Dok. Pemko Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan resmi dimulai serentak pada Senin (13/7/2026). Guna memastikan kegiatan berjalan lancar, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspemsos) Muhammad Sofyan, membuka kegiatan tersebut melalui upacara bendera di UPT SMP Negeri 3 Medan, Jalan Pelajar, Medan Kota.

Dalam upacara tersebut, Muhammad Sofyan membacakan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti. Hadir dalam kesempatan itu Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Adlan, Kepala BPMP Sumut Afrizal Sihotang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barli Mulia Nasution, serta jajaran terkait lainnya.

Muhammad Sofyan menyampaikan bahwa MPLS tahun ini mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah". Ia menekankan bahwa sekolah yang hebat bukan sekadar mengejar nilai akademik, melainkan mampu membuat siswa merasa terlindungi.

"Tidak boleh ada kekerasan, tidak boleh ada perundungan (bullying), tidak boleh ada perpeloncoan, dan tidak boleh ada tindakan yang membuat teman merasa takut atau dikucilkan," tegasnya membacakan pesan Menteri.

Para siswa baru diajak untuk menghidupkan semangat rukun melalui aksi nyata, seperti menyapa teman baru, membiasakan tiga kata sakti (tolong, maaf, dan terima kasih), serta berani melapor kepada guru jika melihat tindakan yang tidak pantas.

Selain kepada siswa, pesan khusus disampaikan kepada para guru. Muhammad Sofyan mengingatkan bahwa hari pertama sekolah akan diingat anak seumur hidupnya. Oleh karena itu, guru diminta memberikan senyuman, sapaan, dan pendampingan terbaik agar murid merasa percaya diri sejak hari pertama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Barli Mulia Nasution, menyatakan bahwa pihaknya telah menyosialisasikan esensi MPLS Ramah ini secara masif kepada orang tua murid. "Kami sediakan sekolah yang ramah tanpa bullying. Ada budaya saling menghormati; siswa baru menghormati kakak kelas, kakak kelas menyayangi adiknya, dan semua menghormati guru," jelas Barli.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Medan, Bisri Batubara, menambahkan bahwa MPLS tahun ini dirancang untuk mendukung Kurikulum Merdeka dengan fokus utama pada pembentukan akhlak dan integritas. "Melalui program '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' dan penerapan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), kami ingin menanamkan karakter tersebut sejak dini," pungkas Bisri.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut