Lima Wilayah di Sumut Bakal Miliki Fasilitas Sekolah Rakyat Baru
Langkah pemindahan kluster siswa dari pusat pelatihan ke gedung sekolah mandiri ini diharapkan mampu menciptakan iklim belajar-mengajar yang jauh lebih kondusif.
"Dengan penyediaan lahan yang luas, Sekolah Rakyat ini diproyeksikan memiliki fasilitas penunjang komprehensif, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana olahraga dan ibadah," jelas Dr. Illyan Chandra.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara optimistis bahwa kehadiran infrastruktur fisik baru ini akan menjadi instrumen nyata jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan, Jumat (3/7/2026). AHY menegaskan bahwa program ini merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Kita ingin melakukan intervensi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau dan berkualitas. Seluruhnya gratis, mulai dari diterima hingga lulus," ujar AHY.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II di Medan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Sekolah ini dirancang menyatukan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks dengan kapasitas 1.080 siswa.
Editor : Jafar Sembiring