get app
inews
Aa Text
Read Next : Mulai 2027, Ribuan Perguruan Tinggi Swasta Bakal Terima Bantuan Operasional dari Pemerintah

Mendiktisaintek Ungkap Alasan Kampus Baru Sofyan Tan Layak Dicontoh Perguruan Tinggi

Senin, 29 Juni 2026 | 12:12 WIB
header img
Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto menandatangani prasasti saat meresmikan gedung Universitas Satya Terra Bhinneka di Medan, Senin (29/6/2026). Foto: Ismail/iNewsMedan.id

Selain mengapresiasi pembangunan kampus, Brian juga menyoroti pentingnya budaya literasi. Ia memuji keberadaan perpustakaan Universitas Satya Terra Bhinneka dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh sivitas akademika, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum, termasuk anak-anak, agar minat baca terus tumbuh.

Sementara itu, Sofyan Tan mengatakan perpustakaan kampus merupakan hasil gerakan donasi buku yang melibatkan ratusan dermawan. Pada peresmian kampus, ia sengaja mengimbau para tamu untuk tidak mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat, melainkan menggantinya dengan sumbangan buku.

Ajakan tersebut mendapat sambutan luas. Sebanyak 319 donatur menyumbangkan dana senilai Rp1,936 miliar yang diwujudkan menjadi 515.718 buku untuk memperkaya koleksi perpustakaan kampus. Menurut Sofyan Tan, gerakan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat melahirkan investasi jangka panjang bagi dunia pendidikan.

Sofyan Tan mengatakan berdirinya Universitas Satya Terra Bhinneka merupakan puncak dari perjuangan panjang selama 38 tahun mengembangkan pendidikan yang inklusif dan multikultural.

Menurutnya, universitas tersebut dibangun dengan visi mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, dan teknologi digital, tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun kondisi ekonomi.

"Kampus ini terbuka bagi semua anak bangsa. Kami ingin melahirkan generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa maju dan berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045," kata Sofyan Tan.

Ia mengungkapkan, perjuangan membangun lembaga pendidikan tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pendanaan. Dukungan keluarga, sahabat, para dermawan, serta berbagai pihak menjadi kekuatan hingga kampus tersebut akhirnya berdiri.

"Kampus ini adalah hasil gotong royong banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan Indonesia," ujarnya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut