get app
inews
Aa Text
Read Next : Tega! Demi Lindungi Pengguna Narkoba, Massa Serang Petugas BNN

Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Geng Motor Pakai Panah dan Sajam, 6 Pelaku Diciduk

Rabu, 24 Juni 2026 | 07:00 WIB
header img
Polrestabes Medan ringkus 6 pelaku pengeroyokan remaja 14 tahun hingga tewas di kawasan Patumbak, Deli Serdang. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Tim gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil meringkus enam orang pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya seorang remaja berinisial MN (14), warga Medan Tembung.

Keenam pelaku yang diamankan berinisial MOHH (17), RY (19), FT (17), RDS (18), GR (21), dan IL (17). Diketahui, para pelaku merupakan anggota dari kelompok geng motor SL, SKM, dan Towaga.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adryan Riski Lubis, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan dalam waktu kurang dari 20 jam setelah kejadian.

"Kasus ini berhasil kami ungkap dalam waktu kurang dari 20 jam," ujar Adryan saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (23/6/2026). 

Dalam konferensi pers tersebut, ia didampingi oleh Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora, Kasi Humas AKP N. Gultom, dan Kanit Pidum Iptu Hafizullah.

Adryan menjelaskan, peristiwa berdarah ini bermula saat kelompok geng motor SL yang berafiliasi dengan SKM dan Towaga berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor NKB. 

Kelompok gabungan tersebut kemudian mendatangi lokasi geng motor NKB di kawasan Jalan Setia, Patumbak 1, Deli Serdang.

Bentrok tidak terelakkan karena adanya ketimpangan jumlah massa. Kelompok gabungan SL, SKM, dan Towaga datang dengan kekuatan sekitar 200 orang yang mengendarai 100 unit sepeda motor dan 2 unit mobil. 

Sementara itu, kelompok NKB hanya berjumlah sekitar 60 orang, sehingga mereka terpaksa mundur.

"Saat itu, korban terpisah dari rombongannya dan menjadi bulan-bulanan pelaku yang mengeroyok menggunakan senjata tajam, kayu, hingga panah," terang Adryan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tindakan pelaku tergolong keji karena setelah korban tidak berdaya, tubuhnya sempat diseret ke dalam parit.

Terkait perkembangan penyidikan, pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas ketua dari masing-masing geng motor tersebut dan terus melakukan pengembangan.

"Kami berharap dalam waktu singkat seluruh pelaku lainnya dapat segera terungkap," tegasnya.

Sementara itu, menanggapi isu yang beredar mengenai dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam peristiwa tersebut, Kanit Pidum Iptu Hafizullah menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak menemukan bukti keterkaitan tersebut.

"Untuk keterkaitan dengan ormas, sementara ini tidak ditemukan," jelas Hafizullah.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut