Bayi Lahir Prematur 1,7 Kg Meninggal, RSU Vina Estetica Jelaskan Kronologi Medis
Namun, pada Senin (15/6/2026) pagi, kondisi bayi menurun. Tim medis yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter anestesi, dan tenaga kesehatan RSU Vina Estetica segera melakukan konsultasi lanjutan serta memberikan tindakan medis intensif sesuai kebutuhan klinis pasien di depan pihak keluarga. Meski upaya maksimal telah dilakukan, nyawa bayi tersebut tidak tertolong.
Pihak RSU Vina Estetica sangat menyayangkan aksi keluarga yang merekam dan mengunggah proses penanganan medis ke media sosial dengan narasi yang menuding adanya pengabaian. Menurut dr. Jhon Lihar, narasi tersebut tidak berimbang dan memicu kesalahpahaman publik.
Sebagai bentuk transparansi, pihak rumah sakit saat ini sedang melakukan audit medis secara menyeluruh terhadap prosedur pelayanan yang diberikan.
“Kami berharap narasi yang mendiskreditkan pelayanan medis di rumah sakit kami dapat dihentikan. Terkait penyebarluasan video oleh pihak yang tidak berkepentingan, kami sedang mempertimbangkan menempuh jalur hukum karena adanya potensi pelanggaran Undang-Undang ITE,” tegasnya.
Meski demikian, dr. Jhon Lihar menegaskan bahwa RSU Vina Estetica tetap membuka ruang dialog dengan keluarga pasien dengan mengedepankan empati dan keterbukaan.
Editor: Jafar Sembiring