Tempat Usaha Cukur Rambut Dilempar Bom Molotov, Polres Labuhanbatu Ungkap Motifnya
LABUHANBATU, iNewsMedan.id - Sebuah tempat usaha cukur rambut (barbershop) di Jalan S.M. Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, menjadi sasaran aksi teror bom molotov. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (9/6/2026) dini hari itu mengakibatkan tempat usaha tersebut terbakar hebat.
Tak butuh waktu lama, tim gabungan dari Satreskrim Polres Labuhanbatu, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, dan Satgas Wilayah Sumut Densus 88 Antiteror berhasil mengamankan empat terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Muhammad Jihad Fajar Balman, menjelaskan bahwa para tersangka yang ditangkap berinisial RHZ (24) selaku otak pelaku, SDP (21), AF (23), dan RH (22).

"Empat pelaku sudah berhasil kami amankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas (DPO). Kami juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya pecahan botol bom molotov, ponsel para pelaku, serta satu unit mobil yang digunakan saat beraksi," kata AKP Muhammad Jihad pada Selasa (16/6/2026).
Berdasarkan hasil penyidikan, aksi pembakaran tersebut dipicu oleh dendam pribadi. Kejadian berawal saat RHZ mendatangi barbershop untuk menemui mantan kekasihnya, Malahayati Sadiah Ritonga, yang bekerja di tempat tersebut untuk menagih utang.
Situasi memanas ketika terjadi salah paham yang berujung cekcok mulut antara RHZ dengan pemilik barbershop, Madhan Ali Husein Pohan. Merasa sakit hati, RHZ kemudian merencanakan penyerangan tersebut.
Peristiwa mencekam yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu terekam oleh kamera pengawas. Para pelaku yang sudah menyiapkan bom molotov rakitan langsung melemparkannya ke dalam barbershop. Api seketika berkobar dan menghanguskan isi ruangan. Setelah memastikan sasarannya terbakar, para pelaku melarikan diri menggunakan sebuah mobil berwarna putih.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini dan memburu satu pelaku lainnya yang masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Editor : Jafar Sembiring