get app
inews
Aa Text
Read Next : Bobby Nasution Temui Keluarga Korban Bus ALS, Janji Bantu Pemulangan

Posko DVI Dibuka! Polda Sumsel Percepat Identifikasi 16 Jenazah Tragedi Muratara

Rabu, 06 Mei 2026 | 20:28 WIB
header img
 Polda Sumatera Selatan resmi membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi 16 korban tewas dalam kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara. Foto: iNews

MURATARA, iNewsMedan.id - Polda Sumatera Selatan resmi membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi 16 korban tewas dalam kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara.

Posko DVI ini dipusatkan di RSUD Lubuklinggau guna memfasilitasi proses pencocokan data serta penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, mengonfirmasi bahwa saat ini seluruh jenazah telah berada di rumah sakit tersebut. "Posko DVI kami buka di RSUD untuk keperluan identifikasi dan pengambilan jenazah bagi keluarga korban," ujar Nandang pada Rabu (6/5/2026).

Ia mengungkapkan, proses identifikasi akan dilakukan langsung oleh tim Dokkes Polda Sumsel yang telah diberangkatkan melalui jalur darat.

"Rencana awal jenazah dibawa ke RSUD setempat dan diamankan kemudian akan diperiksa oleh tim DVI polda Sumsel," ujarnya. 

Lebih lanjut, Nandang mengatakan tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas, Labfor, TAA Kecelakaan Lalu Lintas dan Jasa Raharja juga sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. 

"Saat ini tim terpadu penanganan kecelakaan lalu lintas sedang melakukan olah TKP dan identifikasi para korban," ucap Nandang. 

Diketahui, kecelakaan maut yang melibatkan bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan insiden nahas bermula saat bus ALS berpenumpang 18 orang melaju dari Lubuklinggau menuju ke Jambi.

"Sesampainya di tempat kejadian, diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelokan mobil ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuklinggau," kata Nandang kepada wartawan.

Peristiwa itu menyebabkan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan terbakar. Akibatnya, 16 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Para korban tewas itu di antaranya sopir bus ALS, 13 penumpang bus ALS dan sopir serta kernet truk tangki.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut