get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada! Riset: 50% Warga Medan Berisiko Pengeroposan Tulang; Cegah Dini dengan 10.000 Langkah

Cedera Akibat Kecelakaan Tak Berujung Cacat Jika Ditangani dengan Tepat

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:29 WIB
header img
Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan di Rumah Sakit Columbia Asia Aksara (RSCAA), dr. Heru Rahmadhany, Sp.OT(K). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Sebagian masyarakat beranggapan bahwa cedera akibat kecelakaan kerja maupun lalu lintas akan berujung pada kecacatan permanen masih kerap menghantui masyarakat. 

Padahal, dengan penanganan medis yang tepat sejak awal, justru pasien memiliki peluang besar untuk pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

Terkait hal tersebut, dr. Heru Rahmadhany, Sp.OT(K), Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan di Rumah Sakit Columbia Asia Aksara (RSCAA) menegaskan, kemajuan teknologi medis saat ini telah memungkinkan penanganan cedera menjadi jauh lebih optimal dan aman.

"Masih banyak masyarakat yang masih takut berobat ketika mengalami cedera, terutama karena khawatir harus menjalani operasi atau mengalami kecacatan. Padahal, dengan teknologi yang terus berkembang dan perawatan yang tepat, pasien yang mengalami cedera akibat kecelakaan kerja bisa kembali beraktivitas seperti sehari-hari,” ujarnya di Medan, Jumat (1/5/2026).

Ia pun mengingatkan, penanganan awal menjadi kunci penting dalam menentukan tingkat keparahan cedera. Kesalahan atau keterlambatan penanganan justru dapat memperburuk kondisi yang seharusnya bisa ditangani lebih ringan.

"Hal paling penting itu penanganan awal. Ada kasus yang sebenarnya tidak terlalu serius, tetapi karena salah penanganan atau tidak segera ditangani, akhirnya menjadi lebih berat. Jadi jangan ragu atau menunda datang ke rumah sakit,” tegasnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut