Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Kali Mangkir, Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditahan Polda Sumut
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Begal Siang Bolong Sayat Tangan IRT di Medan, Pelaku Dilumpuhkan saat Kabur

Rabu, 22 April 2026 | 13:34 WIB
  • author Ismail
Sadis! Begal Siang Bolong Sayat Tangan IRT di Medan, Pelaku Dilumpuhkan saat Kabur
Dirreskrimum Polda Sumut bersama jajaran memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus begal sadis di Marelan-Belawan, di Mapolda Sumut, Rabu (22/4). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id- Siang bolong, seorang ibu rumah tangga di Medan Marelan tak berkutik saat dua pria bermotor memepetnya di jalan. Tanpa ampun, pelaku menyayat lengannya dengan pisau cutter sebelum merampas tas dan kabur. Aksi brutal yang menimpa Juliana (43) pada 15 April 2026 itu viral dan memicu kemarahan publik.

Respons polisi tak lama. Tim Jatanras Polda Sumatera Utara bersama Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat memburu pelaku. Hasilnya, dua dari tiga pelaku berhasil diringkus setelah pengejaran intensif hingga lintas provinsi—bahkan satu di antaranya ditangkap di Aceh Tamiang.

Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, menegaskan para pelaku bukan pemain baru. “Ini kejahatan terencana. Mereka berbagi peran, ada yang memepet, ada yang mengeksekusi,” ujar Ricko, Rabu (22/4).

IH (29) ditangkap lebih dulu di Tanjung Morawa. Sehari kemudian, JS (30) yang disebut sebagai otak aksi dibekuk di Aceh Tamiang. Keduanya diketahui residivis. Namun penangkapan tak berjalan mulus. Polisi menyebut para pelaku mencoba melawan saat dilakukan pengembangan.

“Pelaku berusaha kabur dan melawan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur,” tegas Ricko.

Kedua pelaku pun dilumpuhkan sebelum akhirnya diamankan dan kini menjalani perawatan medis. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, memastikan perburuan belum berhenti.

“Kami kejar sampai tertangkap. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan,” ujarnya.

Kasus ini kembali menegaskan ancaman begal di siang hari nyata adanya—dan polisi kini bergerak lebih agresif untuk memutus rantainya. 

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut