get app
inews
Aa Text
Read Next : Bakti Sosial Ramadan, Jajaran Kemenimipas Sumut Salurkan Ribuan Paket Bantuan

Dulu Terbatas, Kini Wanita Medan Tak Takut Kejar Mimpi ke Luar Negeri

Selasa, 21 April 2026 | 17:13 WIB
header img
Perempuan berinisial AF tengah mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok. Imigrasi Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Peringatan Hari Kartini setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak yang setara, mulai dari bidang pendidikan, pekerjaan, hingga kesempatan berkarya. 

Jika dahulu ruang gerak perempuan terbatas, kini perempuan Indonesia semakin berdaya dan mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri.

Fenomena ini terlihat nyata dalam pelayanan publik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan. Berdasarkan pantauan, semakin banyak pemohon perempuan yang mengurus paspor untuk berbagai keperluan, seperti menempuh pendidikan, perjalanan ibadah, hingga bekerja secara profesional di mancanegara.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa paspor bukan sekadar dokumen perjalanan, melainkan pintu bagi perempuan untuk meraih peluang yang lebih luas. 

Melalui dokumen keimigrasian yang sah, perempuan memiliki akses untuk meningkatkan kompetensi, meniti karier, serta berkontribusi bagi perekonomian keluarga.

Salah seorang pemohon asal Medan, AF (25), mengaku tengah mengurus paspor untuk keperluan bekerja di luar negeri. 

Ia menilai kesempatan ini merupakan langkah besar untuk membantu keluarga sekaligus mengembangkan potensi diri.

"Menurut saya, sekarang perempuan punya kesempatan lebih besar untuk berkembang. Saya membuat paspor karena ada rencana bekerja di luar negeri. Ternyata prosesnya tidak dipersulit selama dokumen lengkap dan tujuan bekerja jelas serta legal. Semoga ini menjadi jalan untuk masa depan yang lebih baik," ujar AF, Selasa (21/4/2026).

Menanggapi meningkatnya mobilitas perempuan ke luar negeri, Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Dameuli Yessi Clara Samosir, menjelaskan bahwa pihaknya memegang peran krusial dalam memastikan setiap keberangkatan sesuai dengan prosedur.

Melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi data, hingga tahap wawancara, Imigrasi menjalankan fungsi perlindungan agar masyarakat tidak terjebak dalam jalur nonprosedural yang berisiko di masa depan. 

Mengingat, banyak kasus penipuan bermula dari iming-iming gaji tinggi tanpa disertai dokumen sah atau visa yang sesuai peruntukan.

"Imigrasi Medan mengimbau masyarakat, khususnya perempuan yang berencana bekerja di luar negeri, untuk memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi," tegas Yessi.

Ia menambahkan, hal tersebut mencakup pembuatan paspor yang benar, penggunaan visa sesuai tujuan, hingga memastikan legalitas perusahaan atau agen penempatan kerja.

Sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Imigrasi Medan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui semangat "Imigrasi untuk Rakyat". 

"Komitmen ini diwujudkan dengan memastikan setiap proses keimigrasian berjalan transparan, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi melindungi hak-hak setiap warga negara," pungkasnya.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut