PSMS Menang Tipis 1-0, Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga 3
PSMS kembali unggul jumlah pemain, tapi anehnya mereka justru tampil dengan penuh kehati-hatian. Pelatih Eko Purdjianto mengakui bahwa di babak kedua, pemainnya terlihat takut mencetak gol. Tidak ada tambahan gol, tapi inilah sepak bola.
Kondisi semakin sulit saat Adlin Cahya cedera dan harus ditandu keluar, digantikan oleh Qadri. Dua peluang emas Rudi Yana di menit 80 dan injury time juga gagal dimanfaatkan karena sundulan dan umpan silangnya melambung sia-sia.
Iwan Setiawan tetap bangga meski timnya dipastikan terdegradasi. “Anak asuh saya sudah maksimal. Kami unggul jumlah pemain di babak pertama, tapi momen itu tidak kami manfaatkan. Maaf atas bahasa kasar ofisial kami. Selamat buat PSMS," ujarnya.
Eko Purdjianto kini fokus ke depan. "Sisa dua laga lawan Persiraja dan Garudayaksa berat. Tapi tekad kami all out. Mudah-mudahan poin penuh," ungkap Eko.
Dengan kemenangan ini, PSMS Medan mengoleksi 34 poin di Grup A. Meski belum aman, posisi mereka masih kokoh. Sebaliknya, Sriwijaya FC resmi terdegradasi setelah musim yang penuh kekecewaan.
Editor : Jafar Sembiring