Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 1.000 Pohon Khas Melayu Ditanam di Bantaran Sungai Deli, Senjata Baru Medan Hadapi Krisis Iklim
Advertisement . Scroll to see content

Kopi Marancar Tapsel Siap Mendunia, Jadi Senjata Baru Jaga Hutan!

Kamis, 16 April 2026 | 13:29 WIB
  • author Jafar Sembiring
Kopi Marancar Tapsel Siap Mendunia, Jadi Senjata Baru Jaga Hutan!
Penampakan Kopi Marancar di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan. Foto: Istimewa

Di sisi hulu, petani masih menghadapi berbagai tantangan. Agus Parulan Siregar, anggota LPHD Permata Hijau, mengatakan bahwa saat ini pengembangan kopi di desanya masih berada pada tahap pembibitan. Ribuan bibit kopi tengah disiapkan untuk mendukung perluasan lahan tanam.

“Sekarang ini kita masih fokus di pembibitan dari bantuan yang ada. Sekitar 3.000 bibit sedang kita kelola,” ujarnya.

Namun, keterbatasan bibit dan akses pasar masih menjadi kendala utama. Fluktuasi harga dari tengkulak juga kerap memengaruhi motivasi petani.

“Harga dari toke tidak menentu. Kami berharap ada pembeli yang lebih pasti,” tambah Agus.

Selain itu, kebutuhan akan pendampingan teknis juga masih tinggi, mulai dari perawatan tanaman hingga pemupukan. Petani berharap ada dukungan berkelanjutan agar produksi bisa meningkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Kepala Desa Marancar Godang, Ridwan Siregar, menyebut luas kebun kopi di wilayahnya saat ini telah mencapai sekitar 15 hektare, dengan produksi berkisar antara 600 kilogram hingga 1 ton per bulan.

“Kita terus dorong masyarakat menanam kopi karena wilayah ini sangat cocok. Tapi yang utama itu kemauan, baru kemudian perawatan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, terutama dalam penyediaan bibit unggul, pembinaan, serta akses pasar yang lebih luas.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut