Jaksa Agung: Persatuan Jaksa Indonesia Bukan untuk Menekan Pemerintah, Tawarkan Solusi
JAKARTA, iNewsMedan.id - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi positif bagi negara.
Dia mengingatkan bahwa keberadaan PERSAJA bukan untuk menjadi instrumen penekan terhadap kebijakan Pemerintah, melainkan sebagai wadah untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan di masa depan.
Pesan tersebut disampaikan oleh ST Burhanuddin saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) PERSAJA di Kantor Kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Acara tersebut mengusung tema "PERSAJA sebagai hiposentrum penguatan Kejaksaan RI dalam mengawal kedaulatan dan stabilitas nasional."
"Dulu kita bisa menekan pemerintah ya dengan PERSAJA-nya. Tapi kita sekarang tidak bukan untuk menekan, tetapi setidak-tidaknya bisa memberikan masukan-masukan yang yang konstruktif, yang bisa masukan-masukan yang lebih bagus lagi pada institusi, pada pemerintah tentunya," ujar ST Burhanuddin.
Ia pun berharap, jaksa tak pasif dalam menyikapi dinamika dan tantangan ke depan. "Berikan masukan berikan masukan yang lebih membangun," terang ST Burhanuddin.
"Melakukan evaluasi atas pelaksanaan program kerja yang telah kita lakukan selama munas sebelumnya, dan tentunya ini saya mengharapkan ada masukan-masukan, baik masukan evaluasi sehingga langkah-langkah pelaksanaan pelaksanaan kerja ke depan akan lebih bagus," tutur ST Burhanuddin.
"Saya mengharapkan memang bukan hanya perubahan kembali ke PERSAJA. Kalau di NU itu kembali ke khittah. Jadi bukan hanya itu aja tetapi semuanya berubah," imbuhnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar