Kinerja Lingkungan Melesat, Sektor Kelistrikan Pimpin Tren Hijau
Selain itu, pengembangan energi baru terbarukan (EBT) terus didorong dengan kapasitas mencapai sekitar 9,4 gigawatt (GW). Di sisi lain, pembangkit berbasis gas juga masih menjadi bagian dari bauran energi dengan produksi 33,7 terawatt hour (TWh) pada 2025.
Darmawan menegaskan, penghargaan PROPER dijadikan pijakan untuk mempercepat transformasi perusahaan.
“PROPER bukan sekadar compliance, tetapi akselerasi transformasi. Komitmen kami adalah menyediakan listrik andal yang juga memberi nilai bagi lingkungan,” ujarnya.
PLN juga mulai mengembangkan hidrogen hijau melalui Green Hydrogen Plant (GHP) yang kini tersebar di 22 lokasi dengan kapasitas sekitar 203 ton per tahun. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi sektor energi.
Ke depan, perusahaan menargetkan penguatan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta percepatan target net zero emission 2060, di tengah tuntutan transisi energi yang kian besar.
Editor : Ismail