get app
inews
Aa Text
Read Next : Kejar Target April, Proyek Listrik Desa di Tapteng Dikebut di Medan Sulit 

Kinerja Lingkungan Melesat, Sektor Kelistrikan Pimpin Tren Hijau

Rabu, 08 April 2026 | 11:59 WIB
header img
Penyerahan Green Leadership PROPER kepada Dirut PLN Darmawan Prasodjo oleh Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq, disaksikan Bambang Patijaya, di Jakarta, Selasa (7/4). Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id- Ajang Anugerah PROPER 2025 menempatkan sejumlah perusahaan dalam daftar kinerja lingkungan terbaik. Total 11 unit usaha meraih PROPER Emas dan 35 lainnya PROPER Hijau, menandakan peningkatan praktik pengelolaan lingkungan di sektor industri dan energi.

Dalam ajang tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, kembali menerima penghargaan Green Leadership. Ini menjadi kali ketiga ia memperoleh pengakuan serupa.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut penghargaan PROPER bukan sekadar simbol kepatuhan, melainkan dorongan agar dunia usaha melampaui standar.

“Bagian dari compliance yang telah dilakukan berkontribusi pada efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, hingga kegiatan yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujar Hanif.

Di sektor ketenagalistrikan, capaian tersebut tercermin dari peningkatan indikator lingkungan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, lonjakan reduksi emisi dari 12,9 juta ton CO2 pada 2021 menjadi 51,1 juta ton CO2 pada 2025.

Selain itu, pengembangan energi baru terbarukan (EBT) terus didorong dengan kapasitas mencapai sekitar 9,4 gigawatt (GW). Di sisi lain, pembangkit berbasis gas juga masih menjadi bagian dari bauran energi dengan produksi 33,7 terawatt hour (TWh) pada 2025.

Darmawan menegaskan, penghargaan PROPER dijadikan pijakan untuk mempercepat transformasi perusahaan.

“PROPER bukan sekadar compliance, tetapi akselerasi transformasi. Komitmen kami adalah menyediakan listrik andal yang juga memberi nilai bagi lingkungan,” ujarnya.

PLN juga mulai mengembangkan hidrogen hijau melalui Green Hydrogen Plant (GHP) yang kini tersebar di 22 lokasi dengan kapasitas sekitar 203 ton per tahun. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi sektor energi.

Ke depan, perusahaan menargetkan penguatan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta percepatan target net zero emission 2060, di tengah tuntutan transisi energi yang kian besar.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut