get app
inews
Aa Text
Read Next : Trafik Tol Medan-Binjai Tembus 517 Ribu Kendaraan Selama Lebaran

Ludes Terjual! Penjualan Tiket PELNI Lebaran 2026 Melonjak 101,8%

Selasa, 07 April 2026 | 18:37 WIB
header img
PELNI mencatat program diskon transportasi laut sebesar 30 persen ludes terjual pada Lebaran 2026. (Foto: Dok. PELNI).

JAKARTA, iNewsMedan.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat program diskon transportasi laut sebesar 30 persen telah habis terjual lebih cepat dari jadwal. Program yang semula dibuka hingga 5 April 2026 ini resmi ditutup pada Jumat (3/4/2026) karena kuota yang telah terpenuhi.

Berdasarkan data perusahaan, realisasi penumpang penerima diskon mencapai 467.662 orang. Angka tersebut mencapai 105% dari proyeksi awal yang hanya menargetkan 445.534 penumpang. Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menjelaskan bahwa lonjakan ini didorong oleh tingginya minat masyarakat pada penjualan tiket ruas-ruas pendek.

“Alhamdulillah, program diskon 30 persen dari pemerintah ini mendapat sambutan luar biasa. Kuota yang habis lebih awal membuktikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan biaya terjangkau,” ujar sosok yang akrab disapa Anda tersebut.

Keberhasilan program diskon ini berbanding lurus dengan total performa perusahaan. Per 4 April 2026, total penjualan tiket nasional PELNI untuk periode keberangkatan 11 Maret – 5 April 2026 menembus angka 487.905 tiket. Pencapaian ini mengalami kenaikan sebesar 101,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 479.133 tiket.

Meskipun kuota harga miring telah habis, PELNI berkomitmen tetap memberikan layanan terbaik bagi penumpang yang masih akan melakukan perjalanan. Fokus utama perusahaan tetap pada tiga pilar:

1. Safety First (Mengutamakan Keselamatan)

2. Zero Accident (Nihil Kecelakaan)

3. Service Excellence (Keunggulan Layanan)

Di tingkat operasional, Kepala Cabang PT PELNI Medan, Harianto Sembiring, menambahkan bahwa permintaan di lapangan sebenarnya masih sangat tinggi. Namun, pihaknya tetap patuh pada batasan kuota yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

"Harapan kami, ke depannya kuota bisa ditambah dan waktu pelaksanaan untuk arus balik diperpanjang, terutama bagi masyarakat di daerah yang jauh dari pelabuhan," pungkas Harianto.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut