Dikejar Target Juni, Proyek Sekolah Rakyat Medan Baru 28 Persen
MEDAN, iNewsMedan.id- Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap turun langsung meninjau lokasi di Jalan Flamboyan II, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (30/3/2026). Zakiyuddin mengecek perkembangan pekerjaan di lapangan.
Dalam peninjauan itu, Zakiyuddin meminta percepatan pekerjaan, terutama pada infrastruktur pendukung yang dinilai masih tertinggal.
“Kita sudah koordinasi, ini harus dipercepat karena ini tugas utama kita. Besok PU bersama camat dan lurah langsung turun untuk melihat kondisi drainase,” kata Zakiyuddin.
Data dari Satker Prasarana Strategis Sumatera Utara menunjukkan progres pembangunan baru mencapai 28 persen. Dari total pekerjaan, 13 bangunan telah merampungkan struktur utama.
Dengan waktu tersisa sekitar 92 hari menuju target akhir Juni, pekerjaan masih harus dikejar agar bisa difungsikan sesuai rencana.
Di lapangan, persoalan utama terlihat pada kesiapan lingkungan. Drainase belum tersedia, jalan lingkungan belum tertata, dan penerangan jalan belum terpasang.
Zakiyuddin menegaskan pekerjaan harus dilakukan terpadu agar tidak terjadi pembongkaran ulang.
“Kita tidak mau lagi kejadian, jalan sudah diaspal dibongkar lagi untuk pasang pipa atau kabel. Ini makan biaya, makan waktu, dan hasilnya tidak rapi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya drainase dan penerangan sebagai syarat dasar kelayakan kawasan.
“Drainase harus segera dibuat. Tidak layak rasanya jalan di Kota Medan tanpa drainase. Begitu juga lampu penerangan harus segera dipasang,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Eva, menyebut capaian pembangunan di Medan termasuk tinggi dibanding daerah lain.
“Secara nasional, capaian pembangunan Sekolah Rakyat di Medan termasuk yang tertinggi. Saat ini penutup atap sudah terpasang,” ujarnya.
Namun ia mengakui, kesiapan lingkungan masih menjadi kendala yang harus segera dituntaskan.
“Lingkungan sekitar masih perlu pembenahan. Drainase, jalan, hingga penerangan harus segera diselesaikan agar memenuhi syarat kelayakan,” kata Eva.
Editor : Ismail