Ramadan 2026, Rico Waas Ajak Masyarakat Kota Medan Tetap Solid
Selain menyoroti kondisi global, Rico Waas juga menyinggung sejumlah persoalan sosial di Kota Medan, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perjudian, hingga kekerasan yang masih menjadi tantangan bersama.
Ia mengungkapkan bahwa dari 151 kelurahan di Kota Medan, lebih dari 140 kelurahan terindikasi memiliki persoalan narkoba. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan secara kolaboratif.
“Kita harus kuat dari dalam. Jangan karena kondisi di luar, kita menjadi rapuh di dalam. Kita harus saling menguatkan dan saling menenangkan masyarakat,” katanya.
Wali Kota juga menyinggung pentingnya pembenahan di lingkungan Pemko Medan agar pelayanan publik semakin profesional. Ia menegaskan bahwa aparatur kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga kepala lingkungan, harus bekerja dengan integritas dan tidak mempersulit masyarakat.
“Masyarakat tidak boleh takut kepada pemerintahnya. Pemerintah harus hadir melayani, bukan membuat masyarakat merasa dipersulit,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas turut menyampaikan rencana revitalisasi fasilitas kesehatan di Kota Medan, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi serta seluruh puskesmas, guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kita ingin wajah layanan kesehatan Kota Medan semakin baik dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiah Ramadan oleh Amiruddin MS. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat iman, serta memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat ukhuwah.
Editor : Jafar Sembiring