Geger Pemuda Balige Gantung Diri, Pesan Terakhir Singgung Masalah Asmara
Setelah dievakuasi, petugas memeriksa pakaian korban dengan disaksikan pihak keluarga. Di dalam kantong celana ditemukan uang tunai berupa satu lembar Rp1.000, dua lembar Rp2.000, enam lembar Rp5.000, dan dua lembar Rp10.000.
Selain uang, ditemukan pula satu buah korek api, satu set gantungan kunci sepeda motor, dan satu batang rokok.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya.
Diketahui bahwa EYS (21) merupakan teman dekat atau pacar korban yang sudah menjalin hubungan selama 1,5 tahun. Namun, keduanya diketahui sudah putus hubungan sejak Minggu, 8 Maret 2026.
Menurut keterangan EYS, korban sempat meninggalkan pesan tertulis tangan pada sebuah kertas yang berbunyi: "PESAN TERAKHIRKU OMAEEE - MAAF ON MA AU OMA ANAK MON NASO MAMBOTO DIADIA. - PARROHA SEREP JALA TULUS DO AU - ALE HANCIT HIAN HUTAON PAPOS MA ROHAM OMA PENGHIANATAN NA SO BOI HUTAON JOSUA".
Pesan tersebut secara garis besar berarti: "Pesan terakhirku Ibu. Maafkan aku Ibu, anakmu yang tidak tahu apa-apa ini. Aku orang yang rendah hati dan tulus, tapi sakit sekali yang kurasakan. Kuatkan hatimu Ibu, pengkhianatan ini tidak sanggup kutanggung. Josua."
Editor : Jafar Sembiring