get app
inews
Aa Text
Read Next : Siang Ramadan Masih Nge-Vape? Siap-Siap Puasamu Auto Batal

Sering Skip Sahur Karena Ketiduran? Tenang, Puasa Tetap Sah… Tapi Rugi Banget!

Sabtu, 28 Februari 2026 | 09:31 WIB
header img
Ilustrasi, sahur puasa Ramadan. (Foto: AI).

MEDAN, iNewsMedan.id- Fenomena “skip sahur” makin sering terjadi di kalangan Gen Z selama Ramadan. Alasannya klasik: begadang nonton series, main game, atau scroll media sosial sampai lewat tengah malam. Ujung-ujungnya, bangun sudah Subuh dan panik karena belum makan sahur.

Pertanyaannya, apakah puasa tetap sah kalau tidak sahur?

Sahur Bukan Wajib, Tapi Jangan Diremehkan

Dalam fikih, mayoritas ulama sepakat bahwa sahur hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), bukan wajib. Artinya, jika tidak sahur, puasa tetap sah selama sudah berniat sejak malam hari.

Hal ini ditegaskan dalam hadits Rasulullah:

“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.”

(HR. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)

Kata “keberkahan” menunjukkan anjuran kuat. Para ulama seperti Imam Nawawi menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dalil bahwa sahur itu sunnah dan sangat dianjurkan, bukan kewajiban.

Nggak Sahur, Puasa Tetap Jalan?

Iya, tetap sah. Selama sudah ada niat puasa sebelum fajar.

Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”

(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dinilai shahih oleh sejumlah ulama)

Artinya, yang wajib itu niatnya. Sahur bukan syarat sah puasa.

Namun, para ulama menegaskan bahwa meninggalkan sahur berarti meninggalkan sunnah yang penuh keberkahan.

Bukan Sekadar Kenyang

Sahur bukan cuma soal isi perut. Rasulullah juga bersabda:

“Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahlul Kitab adalah makan sahur.”

(HR. Shahih Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa sahur adalah ciri khas puasa umat Islam.

Secara kesehatan, sahur membantu menjaga energi, konsentrasi, dan emosi. Tanpa sahur, risiko lemas, dehidrasi, dan gampang tersulut emosi lebih besar—sesuatu yang justru bisa mengurangi kualitas ibadah.

Minimal Sahur, Air Pun Jadi

Buat yang berdalih “nggak sempat makan”, sahur tidak harus berat. Dalam hadits disebutkan:

“Sebaik-baik sahur seorang mukmin adalah kurma.”

(HR. Abu Dawud)

Bahkan para ulama menjelaskan, minum air saja sudah dihitung sebagai sahur.

Gen Z dan Tantangan Begadang

Masalah utamanya sering bukan di alarm, tapi pola tidur. Begadang tanpa keperluan mendesak membuat waktu sahur terlewat. Padahal, sunnahnya sahur dilakukan mendekati waktu Subuh, bukan terlalu awal dan bukan juga terlewat sama sekali.

Dalam riwayat Shahih Bukhari disebutkan jarak sahur Nabi dengan azan Subuh sekitar waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an—menunjukkan sahur dilakukan di akhir malam.

Jadi, Skip Sahur Aman?

Secara hukum: aman, puasa tetap sah.

Secara pahala dan kualitas ibadah: jelas rugi.

Ramadan bukan soal kuat-kuatan lapar, tapi soal memaksimalkan keberkahan. Sahur adalah “booster” spiritual sekaligus fisik.

Buat Gen Z, mungkin yang perlu dibenahi bukan cuma alarm jam 3 pagi, tapi juga kebiasaan scrolling jam 1 malam.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut