get app
inews
Aa Text
Read Next : Misi Kemanusiaan di Langit Tapteng: Tim Medis FK-UISU Turun dari Helikopter demi Desa Terisolir

Sudah Lulus Koas, Kini Tak Bisa Ikut Ujian? 196 Alumni Kedokteran UISU Datangi Kampus

Senin, 23 Februari 2026 | 14:55 WIB
header img
Ratusan alumni Fakultas Kedokteran saat berdiskusi dengan pimpinan universitas di ruang rapat rektorat, menuntut kepastian pendaftaran Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter. Pertemuan berlangsung tegang dan emosional. Foto: iNewsMedan.id

Ia menegaskan tidak ada ketentuan tertulis yang melarang retaker dengan masa studi di atas lima tahun untuk mendaftar. Karena itu, ia mempertanyakan alasan kampus tidak mengirimkan nama mereka.

“Kenapa kampus UISU tidak berani mendaftarkan? Ada apa?,” katanya, disambut gumaman peserta lain di dalam aula.

Beberapa alumni tampak menyeka air mata ketika Mika menyebut ancaman DO bagi 196 orang. Mereka menilai keputusan itu tidak adil, mengingat kebutuhan dokter di Indonesia masih tinggi.

“196 dokter di Fakultas Kedokteran UISU, terancam DO. Sementara kita tahu Bapak Presiden selalu menggaung-gaungkan, kita butuh dokter,” ucapnya.

Alumni lainnya, Ika Puspita Daulay, mengaku telah mengikuti ujian kompetensi hingga 22 kali sejak lulus koas pada 2015. Ia menyebut sudah lulus OSCE, namun berulang kali gagal di CBT.

“Saya cuma terhambat di CBT,” katanya.

Ia menegaskan para retaker telah menyelesaikan pendidikan lima tahun sesuai ketentuan. “Kami 5 tahun semua, hanya terhambat di uji kompetensi,” ujarnya.

Suasana kembali memanas ketika alumni lain membandingkan dengan kampus lain yang tetap mendaftarkan retaker mereka. Beberapa peserta meminta kampus menunjukkan itikad baik dengan tetap mengirimkan data, meski nantinya keputusan ada di pusat.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut