Beraksi 16 Kali, 2 Maling Motor Jermal XI Tersungkur Diterjang Timah Panas
MEDAN, iNewsMedan.id- Aksi dua spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap menyasar permukiman warga akhirnya terhenti. Keduanya dilumpuhkan petugas Polsek Medan Area setelah berusaha kabur saat pengembangan kasus pencurian motor di Komplek Graha Rahayu, Jalan Jermal XI, Kecamatan Medan Denai.
Dua pelaku masing-masing berinisial M. Bambang Hermanto (19) dan M. Azizan (20). Mereka sempat viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV mencuri sepeda motor milik seorang dokter di dalam komplek perumahan, Minggu (25/1/2026) dini hari.
Dalam rekaman video, kedua pelaku terlihat leluasa membuka pagar rumah korban dan membawa kabur sepeda motor Yamaha N-Max warna hijau BK 4432 ALU sekitar pukul 04.48 WIB.
Kapolsek Medan Area AKP M. Ainul Yaqin menjelaskan, korban bernama dr. Elpa Syahroni Nasution (31) baru pulang ke rumah sekitar pukul 02.13 WIB dan memarkirkan motornya di teras dalam kondisi stang terkunci. Namun pagar rumah tidak digembok.
“Keesokan paginya korban mendapat informasi dari ART bahwa pagar rumah terbuka. Setelah dicek, motor sudah tidak ada,” ujar Ainul Yaqin, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan laporan korban, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menganalisis rekaman CCTV, serta memprofiling pelaku. Hasil penyelidikan mengarah ke dua tersangka yang kemudian ditangkap di Jalan Pasar VII Beringin, Gang Durian, Desa Tembung, Jumat (30/1/2026) sore.
Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku motor hasil curian diserahkan kepada seorang rekan berinisial D untuk dijual. Dari penjualan tersebut, masing-masing pelaku memperoleh bagian sebesar Rp2 juta.
Namun saat dibawa untuk pengembangan mencari penadah, kedua tersangka justru berupaya melarikan diri.
“Petugas sudah memberikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan. Karena membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki masing-masing pelaku,” tegas Ainul.
Dari hasil pemeriksaan lanjutan, terungkap bahwa kedua tersangka merupakan residivis curanmor dengan total 16 lokasi kejadian di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Azizan mengaku terlibat dalam 10 aksi pencurian sejak 2023 hingga 2026, dengan sasaran berbagai jenis sepeda motor di Medan, Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, hingga Jalan SM Raja. Sementara Bambang tercatat melakukan enam kali pencurian di sejumlah lokasi sejak 2017.
“Saat ini kami masih memburu penadah berinisial D dan mendalami kemungkinan adanya jaringan lain,” pungkas Kapolsek.
Editor : Ismail