get app
inews
Aa Text
Read Next : Peluang Ekonomi Digital: Pengemudi Angkutan di Medan Raih Penghasilan Hingga Rp7 Juta

Tol Kutepat Jadi Urat Nadi Baru, Dorong Efisiensi Logistik dan Pariwisata Sumatera Utara

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:33 WIB
header img
Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat). Foto: Dok. Hamawas

TEBING TINGGI, iNewsMedan.id - Arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) mencatatkan angka signifikan dengan lebih dari 599 ribu kendaraan melintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Capaian ini menegaskan peran strategis infrastruktur tersebut dalam memperkuat konektivitas dan menggerakkan ekonomi di wilayah Sumatera Utara.

Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), Dindin Solakhuddin, mengungkapkan bahwa hampir seluruh seksi di ruas Tol Kutepat kini telah beroperasi. Ruas tersebut meliputi Tebing Tinggi – Indrapura, Kuala Tanjung – Indrapura, Tebing Tinggi – Dolok Merawan – Sinaksak, serta segmen fungsional Sinaksak – Simpang Panei yang dibuka pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Dindin menegaskan bahwa jalan tol ini bukan sekadar penghubung, melainkan penggerak roda ekonomi jangka panjang.

“Ruas tol Kutepat hadir sebagai infrastruktur jangka panjang yang tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka akses menuju kawasan industri, pelabuhan, dan destinasi pariwisata unggulan di Sumatera Utara. Ruas ini juga telah menjadi urat nadi dalam memperlancar distribusi barang, pariwisata dan investasi sehingga dapat membuka peluang baru bagi tumbuhnya pusat ekonomi lokal,” ujar Dindin pada Rabu (28/1/2026).

Peningkatan volume kendaraan selama Nataru menjadi indikator tingginya animo masyarakat terhadap efisiensi waktu tempuh yang ditawarkan tol ini.

“Tercatat lebih dari 599 ribu kendaraan telah melintas di ruas tol Kutepat pada periode Nataru kemarin. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa ruas ini telah menjadi andalan masyarakat dalam mendukung kelancaran mobilitas, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” tambah Dindin.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU), Wahyu Ario Pratomo, menilai Tol Kutepat, khususnya Seksi Kuala Tanjung – Indrapura, merupakan jembatan strategis untuk mengoptimalkan aset negara seperti Pelabuhan Kuala Tanjung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

“Ini merupakan berita yang sangat baik bagi pemerintah dan para investor untuk dapat mengoptimalkan kembali Pelabuhan Kuala Tanjung karena dengan akses yang semakin efisien, aktivitas bongkar muat meningkat dan kapal pengangkut barang semakin banyak bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung sehingga dapat menaikkan pendapatan perekonomian bagi warga sekitar,” ujar Wahyu.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Program Asta Cita untuk menurunkan biaya logistik nasional hingga 8%. Wahyu menambahkan bahwa keberadaan rest area di KM 99 juga memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang.

“Infrastruktur ini memiliki peran penting untuk mendukung perpindahan barang serta masyarakat agar semakin efektif. Maka dari itu, telah beroperasinya ruas tol Kuala Tanjung – Indrapura dapat menjadi pintu utama keluar masuknya barang sehingga berpotensi untuk meningkatkan perekonomian di Sumatera Utara,” imbuh Wahyu.

Selain logistik, akses menuju Kota Pematang Siantar dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba kini semakin cepat melalui Seksi Tebing Tinggi – Sinaksak, yang diprediksi akan mendongkrak sektor pariwisata daerah.

Saat ini, Tol Kutepat telah terintegrasi dengan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi dan Tol Indrapura – Kisaran. Hamawas mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi batas kecepatan (60–80 km/jam) dan memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik. Jika terjadi kendala, masyarakat dapat menghubungi Call Center Kutepat di nomor +62 812 9595 3536.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut