Kritik Menu MBG, Warga Diancam Usir Kades meski Pihak SPPG Terbuka pada Masukan
Menanggapi hal tersebut, Sarmin mengakui telah menegur Dewi dengan nada bicara yang tinggi.
Ia berdalih tindakan itu dilakukan untuk mencegah opini negatif di media sosial yang dianggap dapat mengganggu ketenangan masyarakat desa.
"Memang saya tegur sedikit keras. Itu dilakukan supaya tidak terjadi kegaduhan di desa," ujar Sarmin.
Di sisi lain, pihak pengelola dapur penyedia makanan justru memberikan respons berbeda.
Kepala SPPG Giantara Berkah Abadi Pangek, Auliyaq, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap segala bentuk masukan dari masyarakat demi perbaikan layanan.
"Kami tidak masalah dengan postingan kritik tersebut. Namun, kami menyampaikan apabila ada masukan atau saran, silakan datang langsung ke dapur kami agar bisa segera kami perbaiki," ujar Auliyaq.
Editor : Jafar Sembiring